Besar Pasak Daripada Tiang
Besar pasak daripada tiang. Pepatah yang berasal dari bahasa melayu ini sudah sangat familiar ditelinga saya. Artinya tentu saja ‘Besar Pengeluaran Daripada Pendapatan’. Betul?
Namun ternyata banyak hal yang dapat kita hubung-hubungkan dengan pepatah ini. Salah satunya simak percakapan saya dengan salah seorang sohib karib saya berikut :
“Besar Pasak Daripada Tiang itu artinya Gedean Biniku daripada aku sendiri”
“Lho koq bisa?”
“Ya iyah… bini saya badannya besar sekali, sedangkan saya hanya laki2 bertubuh mungil”
“Tapi tokcer khan?”
:Nah itu yang jadi masalah”
“Kenapa?”
“Saya terkena penyakit EDITANSIL”
“Bukannya Edi tansil udah kabur keluar negeri krn kasus korupsi, trus apa hubungannya dengan keluarga sampeyan?”
“EDI TANSIL itu adalah Ejakulasi DIni TANpa haSIL”
“Haaaa…????”. aku terperanjat
“Akh parah sampeyan…”. gumamku dalam hati
udah ke ON CLINIC ajah.. Rahasia dijamin dech.. *dijamin gw bocorin via blog gw :) *
Kadang kita memang membutuhkan pasak yang besar untuk mengembalikan kekeadaan semula. Tapi ini tidak ada hubungannya antara pasak sama pasar ciputat..
Untuk blogger ukuran saya, tentu harus benar2 merenungkan pepatah diatas. Hal ini harus diterapkan mengingat saya belum ada pemasukan dari paid review atau belum ada pendapatan dari internet. jadi harus bijak dalam menata pengeluaran.
Edi Tansil emang oke. Sekarang ajah dia belum ketangkep sama pihak berwajib. Apa sudah ditangkep sama densus 88 yach. Kurang tau juga siy.
Tags: besar, edi tansil, on clinic, pasak, pepatah, tiang | Kategori Ngawur | Khairuddin Syach
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
- » Inkompabilitas G31 dan GT240 Di PES 2010
- » Blackberry Torch 9800
- » Ngedevlop AC Mobil dan Sekolah
- » Nexian Video Player
- » Piala Dunia Menguras Emosi
- » Curhatan Ga Penting
- » Kembali ke Titik Nadir
- » Inspeksi Bulanan
- » Blog Sepi, Sedih?
- » Ledakan Meteor di Jakarta Timur
- » Film Cowboys In Paradise Ilegal
- » Miras Oplosan
» Rahasia Kaya Mendadak
» Antara Sadar dan Ngigau
» Tamasya Ke Singapura







Sy sentiasa berdoa agar sekiranya telah di beri keimanan dan ketakwaan dalam diri , ia berkekalan sehingga akhir hayat. Jadi selagi hayat kita di kandung badan, berbuatlah baik , berpikiran positif, janganlah suka menganiaya org lain, SUCIkan hati kita coz apa yg kita lakukan di dunia akan dinilai di akhirat kelak . ^^.


Hasilnya…. Bikin becek aja….
hahahahahaha kirain apa tadi ceritanya kok larinya ke Edi membawa tansil rupanya
ngga ikutan deh k-lo yg ini