Khairuddin Syach Weblog |

Festival Museum Nusantara

Caleg Nekad

Sunday Mar 1, 2009

Berakit rakit kehulu berenang-renang ketepian. Bersakit sakit dahulu baru mati kemudian. Kiranya pantun diatas sangat tucok diarahkan kepada dua orang caleg didaerah saya.

Ah saya jadi ngomong politik. Padahal saya udah berjanji utk tidak membahas hal ini dalam blog saya. Bukannya apa, saya takut nanti dicalonkan menjadi caleg disebuah partai. PARTAI BLOGGER GUREM. Hiks

Alih-alih ga bisa tidur malam ini lantaran kebanyakan minum kopi dan makan jagung bakar, jadilah saya menulis postingan ini. Sesekali melirik ke arah TV sambil menyaksikan duel classic antara Juventus versus Napoli dalam lanjutan liga seri-a italia yang disiarkan oleh Trans7

Dua orang teman (bukan sahabat atau sobat, sekali lagi cuma teman) mencoba peruntungannya didunia politk. Si A mengusung bendera PAN dan si B mengusung bendera PDIP

Kedua orang ini tidak memiliki latar belakang organisasi yang baik. Si A seorang sarjana, sarjana ilmu sosial tapi jarang bersosialisasi.Pernah satu ketika jalan motor yang ada disamping rumahnya dia tutup lantaran berisik katanya. Sontak seluruh tukang ojek rame2 berdemo dirumahnya.

Si B, sang PBB alias Pengangguran Besar Besaran. Hanya aktif di PDIP sebagai partisan yang bertugas membagi-bagikan kaos partai pada setiap orang yang ia kenal (sekali lagi kepada orang yang ia kenal) pada pemilu tahun lalu. Kerjanya sehari hari hanya mengantarkan isterinya pergi ke kantor dengan sedannya yang dia dapatkan hasil korupsi jerih payahnya, barangkali siy. Dan jabatannya sekarang sebagai koordinator satpam komplek yang tak bergaji.

Saya heran sama dua orang ini. Ga punya pendukung kok berani2nya mendaftar jadi caleg. Apa para pemimpin di DPC dikedua partai itu pada buta?? Entahlah.. saya merasa aneh ajah.

Obrolan diwarung kopi Mang Djaya begitu hangat. Mencibir kedua orang yang nekad ini. Dan mereka memastikan bahwa pada saat penghitungan suara nanti, paling banter mereka berdua ini mendapat 20 suara, itu terjadi lantaran yang mencontreng namanya adalah keluarga mereka sendiri…Kesian dech… *meliuk-liukan jari telunjuk kemuka dua orang ini*

Pemilu lalu yang paling banyak meraih suara di komplek ini adalah Partai Demokrat dan PKS. Tp saya heran, kok ga ada spanduk PKS kali ini? Apa meraka berkampanye secara sembunyi2 atau door to door? Tp kok rumah saya ndak didatangi. Malah ada orang iseng memasang stiker caleg dari PDIP di pintu jendela rumah saya. Mana orangnya kumisan lagi. Sy paling alergi sama orang berkumis. Aseem

Share and enjoy with Khairuddin Syach Weblog
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Propeller
  • Digg
  • Mixx
  • Sphinn
  • StumbleUpon
  • Technorati
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
  • Akibat Banyak Duduk, Terancam Kematian
  • Hasil Chatting Bersama Admin Beritajitu.com
  • Website Murah
  • Yamaha Byson
  • Antara Iya dan Tidak
  • Spambots dan Cara Mengatasi Komentar Spam
  • Natural Backlink Dariku
  • Opera dan Google Chrome Browser Dodol
  • Kecanduan Ngeblog
  • Berkomentarlah Sesukamu
  • Carilah Backlink Sampai Ke Negeri China
  • Top Commentators Widget - Sebuah Apresiasi
  • Adab Makan Dalam Islam
  • Pagerank Naik Hatipun Senang
  • Obat Stress Paling Mujarab
  • Berapa Penghasilan Sebulan Dari Blog
  • Pendukung Didukung
  • Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend
  • Mbah Surip : Cinta Terlarang
  • Kontes SEO Rusli Zainal : Saya Mundur
  • 12 Comments »

    Let me be your PERTAMAX

    Pertamax atau Premium mas? Pertamax lebih bagus, menghasilkan pembakaran yg sempurna *bantuin pertamina promosiin produknya*

    March 1st, 2009 | 7:55 am

    Melanjutkan komen di atas;

    Iya saya juga merasa heran dengan banyaknya caleg dengan protipe seperti si A dan si B itu, apakah partai yang mengusung mreka itu tak punya aturan penjaringan yang baik? Atau kalau pun telah mempunyai aturan, aturan yang pastinya menurut saya itu ngawur.

    Rakyat Indonesia jangan dibodohi wahai partai, kalau partai Anda bener memperjuangkan rakyat; buatlah aturan / mekanisme yang baik untuk menyaring caleg sebelum mengusungnya lewat partai Anda. Jadilah partai yang bukan sekedar mengejar kekuasaan, tapi jadilah partai yang benar – benar membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

    Sekian, terima kasih.

    Tapi sekarang rakyat semakin selektif memilih calon… Termasuk kita2 ini. Jangan mencontreng figur yang tidak kompatibel..nanti bs menimbulkan anomali *spt hardware pc yang tidak mecing satu sama lain*

    March 1st, 2009 | 8:25 am

    Begitulah sekarang lembaga legislatif sudah berubah menjadi ladang mencari mata pencaharian, tak ada lagi idealisme untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, semua sudah money oriented

    Nah kamu bener Joe…Money Oriented.. *jangan2 mereka suka dengan hal2 yang Oriental juga*

    March 1st, 2009 | 8:36 am

    yowis… sana kamu ndaftar… aku dukung deh…

    Ra wani La… Ga bakat jadi anggota..bakatnya cuma dagang dowang :D

    March 1st, 2009 | 1:12 pm

    wah ditempat aq juga banyak loh striker2 yang ta diundang kagak tahu dipasang jam berapa so tiap kali mereka pasang aq cabut…tapi tetap ajah ada….

    March 1st, 2009 | 5:42 pm

    Siapa tahu nanti ada pemilih yang nyasar mas,sehingga model caleg seperti ini hanya modal mencari keberuntungan saja kayaknya

    Sy sependapat cah sholeh… mengandalkan faktor Luck… Hal itu bs dilihat dari kurangnya Iklan mereka dalam bentuk spanduk dan brosur yang disebar ke masyarakat luas

    March 1st, 2009 | 5:50 pm

    Sebuah usaha untuk memperbaiki hidup saya rasa sah-sah saja mas

    Betul bro… tak ada yang melarang..biarkan rakyat yang menentukan.. siapa tahu mereka beruntung spt yg dibilang cah sholeh tadi

    March 1st, 2009 | 5:52 pm

    Sampai Kempes ikut PKS…

    Jangan sampai kempes gus, kerempeng ajah… *icon guling-guling dilantay*

    March 1st, 2009 | 6:54 pm

    sayah netral aja….

    Saya jamrud ajah fer :D

    March 1st, 2009 | 7:11 pm

    waktu taon 2007 dq sempat kumisan mang,
    tp skarang gak lagi.., ribet klo minum kopi atawa apapun suka nempel-nempel di kumis….aseeeeeeemmm

    Nah baguslah la kau buang kumis itu..kagek kumis kau ditarik cewek lewat, repotlah kau Kur :D

    March 4th, 2009 | 12:09 pm

    wah juventus itu dulu idolaku mas.. waktu masih kos asyik banget nonton bola bareng2. nggak tahu kenapa sekarang udah keluarga males banget nonton sepak bola.

    March 4th, 2009 | 9:40 pm

    Telah terjadi Pembohongan Publik!
    warung mang djaya?
    aayy…ngota’i
    dak katek mang djaya buka warung!

    Adonyo apo Kur? Mang Djaya Tailor…? :P

    March 25th, 2009 | 2:11 pm
    Tinggalkan Pesan Yang Bagus Yah...Tar dapat Perment

    Mari kita sukseskan even Festival Museum Nusantara, kawan.

    Comment