Google Sebagai Berhala
Ini murni pengalaman pribadi dan pendapat pribadi pula. Jadi kita tak perlu harus sependapat. Jujur selama berpartisipasi dalam kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini saya hampir menjadikan google sebagai berhala.
Dimulai dari tanggal 17 Juli 2009, ketika saya memutuskan untuk ikut andil dalam kontes tersebut. Persiapan pertama tentu saja dengan melakukan optimasi onpage. Membenahi title blog, melakukan revisi description, hingga membuat artikel yang siap diterjunkan dalam medan perang. Done!
Langkah kedua tentu dengan memperkuat backlink dengan melakukan optimasi offpage. Link building dilakukan. Pontang panting mencari informasi blog dofollow. Namun tentu tidak sampai membentuk team sukses segala. Emangnya mau nyalon jadi anggota dewan, apa? :lolz:
Menurut para master seo, untuk bisa menampilkan kata kunci dihalaman pertama google adalah dengan memperkuat backlink setelah optimasi onpage kita lakukan. Yup, saya sependapat dengan mereka. Karena sejauh ini teori para master tersebut benar adanya. Hingga tulisan ini diturunkan posisi blog ini dalam keyword Mengembalikan Jati Diri Bangsa ada dihalaman pertama nomor urut dua pada Google result pages.
Kegiatan link building yang dilakukan secara kontinyu membuat saya hampir gila. Bagaimana tidak, setiap malam harus mencari backlink untuk memperkuat posisi di google hingga Biaya Kontes Seo pun membengkak. Namun pembelajaran harus berjalan terus, begitu pikir saya, always, always.. and always
Hal yang membuat saya baru sadar sekarang adalah, ternyata setelah mengikuti kontes ini, saya telah diperbudak oleh mesin pencari yang bernama google. Apa tujuan kita melakukan link building? Tentu untuk mendapatkan posisi bagus di google bukan? – mesin pencari yang lain kita kesampingkan dulu. Apa tujuan kita melakukan optimasi onpage? Tentu untuk menempatkan (berharap) keyword yang kita bidik dapat hadir dihalaman pertama google, bukan?
Nah kegiatan-kegitan semacam ini yang dilakukan secara kontinyu selama 5 bulan karena ingin ‘menaklukkan’ google ternyata telah membuat saya lupa segalanya. Banyak waktu ‘terbuang’ secara percuma. Banyak uang habis secara ‘percuma’. Dan yang lebih miris adalah saya sering lupa beribadah dan lupa keluarga karena terlambat bangun pagi karena malam hari selalu begadang di warnet.
Itulah yang saya mangsudkan bahwa saya hampir saja menjadikan google sebagai berhala. Saya, bukan kita – titik dua plus hurup d. Apakah pengorbanan yang telah kita (kita…? Eloe ajah kali, gw nggak) lakukan dalam mengikuti kontes ini berbuah manis? Hanya waktu juga yang menentukan. Salam manis untuk Sahabat Ihsan yang tengah sibuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa. Ini dukungan buat moe.
Tips mencari backlink dengan mudah adalah dengan menanggapi threat-threat yang ada di forum-forum. Buatlah signature dengan anchor yang dibidik. Selalu taati setiap TOS yang berlaku. No Spamming. Itulah diantaranya yang saya lakukan dalam melakukan link building sebagai persiapan Major Google Update Januari mendatang. Salam hangat sahabat, selamat Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Jasa SEO Indonesia | Rama | Novita | Mieke | Kikim Lahat | Bisnis Ciputat | Info Cipasera | Blog SEO | SEO Services | Festival Museum Nusantara | Toko Batik | Iklan Baris Gratis | Jakarta Bisnis | Toko Komputer | Toko hp | toko komputer
Tags: berhala, links building, optimasi offpage, optimasi onpage, tips memperkuat backlink | Kategori Mengembalikan Jati Diri Bangsa | Khairuddin Syach
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
» Penyerahan Hadiah Dari Beritajitu!com- » Beritajitu.com : Penerimaan Hadiah
» Kontes SEO Beritajitu.com SCAM!!- » Penyerahan Hadiah Pemenang Kontes Jati Diri Bangsa
- » Misi Berhasil
- » Meraih Sukses Dengan Bekerja dan Berdoa
- » Solusi Untuk Pengemis
- » Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Pengalaman Saya
- » Hari Antikorupsi Dunia
- » Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Mengembalikan Keyword Yang Hilang
- » Biaya Kontes SEO
- » Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Beritajitu Inkonsisten
- » Tekad, Nekad Mengembalikan Jati Diri Bangsa
- » Team Sukses Mengembalikan Jati Diri Bangsa
- » Mengembalikan Jati Diri Bangsa Sebuah Pengalaman







Sy sentiasa berdoa agar sekiranya telah di beri keimanan dan ketakwaan dalam diri , ia berkekalan sehingga akhir hayat. Jadi selagi hayat kita di kandung badan, berbuatlah baik , berpikiran positif, janganlah suka menganiaya org lain, SUCIkan hati kita coz apa yg kita lakukan di dunia akan dinilai di akhirat kelak . ^^.


mungkin karena tak jauh berbeda dengan sikap sadar dari anda terhadap keberhalaan gugel, saia pun mengalami hal yang sedemikian adanya.
ya, mengikuti sebuah kontes blog tidaklah segampang yang dikira, terlebih kalau kontes itu berbau seo yang sangat-sangat memeras otak, tenaga, waktu, dan materi kita (dalam pengoptimalan weblog kita untuk kontes tersebut)
sedikit banyaknya juga yang tidak saia suka dari kontes seo adalah adanya keywords yang terkacaukan untuk pencarian informasi yang sebenarnya. karena bisa saja ketika kita ingin mencari sesuatu informasi, dan tak tahunya ternyata informasi yang ingin kita cari itu sedang/telah dilomba seo-kan (dari segi keywordnya), maka bisa jadi info yang sedang kita cari akan sangat sulit sekali ditemukan.
yang ada hanyalah ribuan keyword yang tak menjelaskan maksud dari keinginan kita
dan kalau pun ada itu hanyalah minimalitas info karena (khususnya) peserta lomba seo hanya akan mengoptimalkan keyword bukan isinya. dan kalo udah begitu adanya maka secara tidak langsung kita telah menjadi agen pemiskinan informasi dalam dunia
-semoga saja kita tidak termasuk pada agen macam begitu-
lunamaya ini#ps: padahal saia juga sekarang sedang mengikuti kontes blog neeh
namun telah sedikit tersadarkan pada pertengahan waktu kontes higga dalam beberapa waktu ini saya tidak ikut dipusingkan dan memusingkan temen2 onliner dari pengaruh kontes seo, maka lepaskan dan biarkan begitu adanya adalah jawapan saya (tanpa promosi sana sini, tanpa minta-minta “backlink” sana sini) alias kaga diurus lagi
[weddeewwww ... saia kok malah jadi curhat begini yah - #heuheuheu]
walaupun lelah ..tapi hasil yang diraih sesuai dengan apa yang diharapkan bukan begitu Bang…
Jangan sembah lagi khay….
Gooooooogle…….
lanjutkan, semoga sukses
bner om khay, berburu backlink tapi jangan jadikan google sebagai berhala.
Ma Khai…Gw bikin blog gratisan khusus untuk bisa tinggalkan berhala sejenak..add ya..kalu perlu join ya !
Chokey
5 Bulan?
wah mantab sekali ^_^.
Salam kenal ya mas dan semoga sukses dengan kontes SEO nya ^_^.
wedew judulnya
pasti capek banget ya om… saya nggak bisa membayangkan capeknya
wah wah… bertapa selama 5 bulan, bentar lagi turun gunung :)
salam,
UDAH BERADA DI POSISI 1, pada jam 20.00 WIB pada tgl 18 Desember 2009. Btw, Sundulan buat diriku mana Khai???
wah, kalo sampai lupa ibadah
apalah artinya jadi juara bos…
Innalillahi… *sedih* smg segera kembali ke Jalan Kebenaran :)
smg gak sia2 perjuangannya mas… maju terus… thanks buat info nya :)
semoga cepat sadar he he :mrgreen:
Tapi hasilnya ternyata GILA juga khan mas? :)
Semoga nantinya terbayar dengan setimpal ya.
tak doakan semoga BERHASIL dengan hasil yang terbaik
Thanks atas kunjungannya mas. Saya juga senang berkunjung ke blog anda. Oh ya, siapa sich pemenang kontes SEO Jati Diri Bangsa? Kok tidak ada beritanya?
Kenapa harus dijadikan berhala, jadikan Mbah Google aja Khai.
Dan yang lebih miris adalah saya sering lupa beribadah dan lupa keluarga karena terlambat bangun pagi karena malam hari selalu begadang di warnet.jangan sampai terjadi lagi yang seperti ini bang
Astagafirullah :lol:
nice post thanks, really interesting
*hihihi…. :lol:
baguslah emang harus bersih-bersih lagi, mungkin gara2 itu posisi monoton trus :lol:
keep spirit and stay cool
hadir blogclimbing
google is the king
sukses ya bos mengembalikan jati diri bangsa
wahahaha….. ada berhala baru kie
Aku Telah Menjadikan Google Sebagai Berhala | Khairuddin Syach Weblog…
Itulah yang saya mangsudkan bahwa saya hampir saja menjadikan google sebagai berhala. Saya, bukan kita – titik dua plus hurup d. Apakah pengorbanan yang telah kita (kita…? Eloe ajah kali, gw nggak) lakukan dalam mengikuti kontes ini berbuah manis? Hany…
Aku Telah Menjadikan Google Sebagai Berhala | Khairuddin Syach Weblog…
Itulah yang saya mangsudkan bahwa saya hampir saja menjadikan google sebagai berhala. Saya, bukan kita – titik dua plus hurup d. Apakah pengorbanan yang telah kita (kita…? Eloe ajah kali, gw nggak) lakukan dalam mengikuti kontes ini berbuah manis? Hany…
wah.. 5 bulan cari backlink tiap malam.. berapa dapatnya mas..?? bisa2.. nanti di update major google PR.. dpt PR 10 page kontesnya..
moga2 aja sukses di kontes jati diri mas, biar bisa tuk ganti tenaga dan pikiran meleknya tiap malam di warnet.. ;)
Mo Nonton
Monoton…
Sepertinya mencari link dofollow sudah diketahui kelemahannya. ketika dichek banyak yang link ke page/blog mereka menjadi hilang. Kenapa ya bang ?
Seru juga tuh pengalamannya. Melihat pengalaman sampeyan, itulah yang selama ini membuat saya ogah ikut kontes SEO.
Semoga berhasil bro, asal jangan ganti tuhan aja bro :)
Ntar bikin ajaran baru namanya ajaran mbah google lagi, huehuehue
ditunggu serial tehnik seo-nya yang berdasarkan pengalaman itu; jangan ditutup-tutupi dan jangan disembunyikan; ntar kuwalat loch… apalagi ini mau masuk bulan suro
Semoga berhasil kang
Ga gitu lah bang… :)
Met tahun baru ya Boz …
Alhamdulillah, telah sadar dan menyadarkan. Tentunya kita harus kembali kpd suatu ayat "wamaa qallaqul jinna wal insan illaa liya'buduuni".. maaf ya Khai
berarti selama ini kita dapat duit dari berhala donk… :)
wah kalau mencari backlink selama 5 bulan, berarti banyak banget ya bos?
thanks saya akan berusaha lagi diwaktu yang tersisa ini :)
sep bang. . . semangad … semoga berhasil ya . . .;)