Jadi Pocong
Membaca postingan yang ditulis oleh sahabat saya Gus Yehia di front blogger gurem yang saat ini juga sibuk mempostingan tentang seo contest kampanye damai pemilu 2009, yang berjudul PENTINGNYA MENGINGAT MATI, saya jadi tersentak, kaget bukan kepalang, bahkan ketika usai membaca tulisan itu, saya langsung matiin pc dan tidur (lho?)
Memang bener apa yang doi tulis. Buat apa memikirkan PR yang tak kunjung naek2. Atau mengejar sebanyak-banyak komentar diblog kita. Toh pada akhirnya yang kita bawa mati hanya amalan sholeh. Bukan PR atau Rangking Alexa, atau bukan pula Blog kita yang akan menemani kita di alam kubur. Sekali lagi hanya AMALAN SHOLEH.
So, tak perlu bersedih hati lantaran jarang ada yang koment diblog kita, atau PR kita jeblok. Tak usah dipikirin dan bersedih hati. BERSEDIHLAH bila kita tidak melakukan kewajiban kita sebagai HAMBA.
Jadi sekarang, mungkin (kl bisa dan ada waktu) saya akan mengupdate blog ini, tapi bila tidak, maka saya akan berpuasa ngeblog, entah utk berapa lama. (yang jelas saya mau konsen dulu, atau tepatnya KOREKSI DIRI, tentang apa2 yang telah saya lakukan selama hidup ini, bermanfaaatkah? atau sejauh mana saya telah menyiapkan segala bekal untuk menuju KEMATIAN?
POCONG, kita semua akan menjadi POCONG (mayat)!! WASPADALAH..WASPADALAH…
Tags: pocong | Kategori Renungan | Khairuddin Syach
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
- » Hilangnya Sebuah Blog Pertama
- » Doa Awal Tahun
- » Renungan
- » Membangun Dinding Bukan Jembatan
- » Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend
- » Janda Muda Bukan Pilihan
- » Kesabaran dan Kebesaran
- » Tuhan Berikan Aku Kekuatan
- » Jangan Iri
- » Jangan Diperbudak Pekerjaan
» Cinta Sederhana- » Kian Terdesak
- » Kembali Fitrah
» Met Puasa Sobat
» HOW FAR YOU'LL FIGHT FOR LOVE?







Sy sentiasa berdoa agar sekiranya telah di beri keimanan dan ketakwaan dalam diri , ia berkekalan sehingga akhir hayat. Jadi selagi hayat kita di kandung badan, berbuatlah baik , berpikiran positif, janganlah suka menganiaya org lain, SUCIkan hati kita coz apa yg kita lakukan di dunia akan dinilai di akhirat kelak . ^^.


Tentu kita harus memiliki hari seperti itu, itu menunjukkan sikap kita kepada nenek moyang kita.
Anda memiliki sebuah blog yang sangat bagus dan kita cintai itu sangat banyak. Tetap melakukan di atasnya.
selalu ingat sama yang diatas. . .
jadi takut juga nih. .
aku gag ngerti isinya. . cuma liad judul doank. .:D
[...] jelas. Bahkan dalam percakapan terakhirnya kemarin, Petruk berulangkali menyebut – nyebut kata kematian dan menyatakan akibat tak ditegurnya ini menyebabkan ia kehilangan semangat [...]
[...] melaju dengan kecepatan 100 Km/jam di jalan Tol. Bayangkan bila sang Admin tiba – tiba jadi pocong mengerem mendadak karena ada rombongan kampanye menyeberang, misalnya. Hiiii [...]
mmm manggut2 dan serius mendengarkan ceramah aa’ khay dan ustad gus
mau kemana mas?…
Makasiy semuanya telah memberikan peringatan dan sprit kepadakoe…. | Aku ingin Hibernasi dolo dari ngeblog…..
Salam kangen semuanya…
Lakukanlah urusan duniamu seolah-olah kita akan hidup selamanya, dan lakukanlah urusan akheratmu( hub dg Tuhan) seakan-akan kita akan mati besuk pagi
Ealaaahh.. jangan kabur dong dari blogging *invi mode on yah?*
Kan nge-link ke blog kampanye-koe — sebelum jadi pocong — itu termasuk ibadah juga *xixixi*
Yang penting, kudu balance urusan dunia dan akhirat… lakukan yang terbaik.. Insya Allah…. tanya Gus deh .. dia pasti setojo….
*nanti siapa yg ngasih saya sarapan nasi goreng.. huhuhu*
Yup…pada akhirnya kembali ke niat kita ngeblog juga….kalau niatnya emang bwt jd jagoan SEO ya siap2 nangis klo PRnya g naek2…klo jd penulis hebat y siap2 aja nangis kalo g ada yg komen…..
kalo gw pengen dua2nya tp g dapet, jadinya nangis2 aja dah :P jiakakaka
Santae aja bro … makanya kita perlu mereview ulang tujuan kita membuat blog. Apakah memang sebagai blog bisnis atau apa, kalau tujuan untuk bisnis ya mau gak mau harus mikirin PR dan Alexa Rank, karena trafik sangat menentukan.
Tapi kalau untuk sekedar share berbagi pengalaman … ngapain susah2 mikirin PR dan Alexa Rank, ya gak? Kalau blog share pengalaman ini kemudian miskin komen atau trafik, ya gapapa toh. Mungkin untuk meramaikannya Khai bercerita aja pengalaman Khai saat berkelahi dengan buaya waktu safari berburu di Afrika misalnya.
btw memikirkan pocong ini bikin aku males ngeblog juga eh *alesan padahal malesnya memang udah dari kemaren2*
takut juga kan :P
setuju kang,,sesibuk gimana pun mesti inget ama Tuhan