Membangun Dinding Bukan Jembatan
Posted by Khairuddin Syach | Under Dukunganku, Mengembalikan Jati Diri Bangsa, Renungan, Untuk Sahabat Sunday Sep 6, 2009Kang Mus menulis sesuatu diblognya yang membuat jantung ini berhenti berdetak. Sejenak ku amati kata demi kata apa yang dia tulis. Membangun Dinding Bukan Jembatan. Sungguh suatu perenungan yang patut untuk direnungkan. Satu hal yang membuat tulisan ini saya sukai, karena temanya sejalan dengan misi blog ini Mengembalikan jati diri bangsa
Anda mungkin pernah hidup di kota besar seperti jakarta, atau jika tidak pernah, setidaknya anda pernah mendengar atau sedikit banyak tau tentang suasana kehidupan masyarakat di kota-kota besar seperti jakarta. Ya kehidupan kota sangat jauh berbeda dengan kehidupan di desa, masyarakat yang tinggal di desa tentu akan lebih merasakan suasana kekeluargaan bila dibandingkan suasana kehidupan di kota, meski sejatinya kota lebih glamour.
Hal ini terjadi, karena masyarakat di kota lebih suka membangun dinding, bukan jembatan. Padahal membangun jembatan jauh lebih penting karena akan menjadi penghubung antar individu, sedangkan dinding hanya akan menjadi pembatas satu sama lain. Apakah Anda dapat memahami apa yang saya maksudkan?… Semoga!
Kang Mus, sekali lagi sungguh pribadi yang luar biasa. Blogger yang tinggal didesa ini sehari-harinya bekerja sebagai petani dan suka sekali blogging. Dalam kegiatan blogging beliau hanya mengandal koneksi GPRS dan melalui media hape jadul 7610 dengan dengan bantuan Aplikasi Mobil Blogging Jumpolizer. Tujuannya ikut kontes Rusli Zainal Sang Visioner kemaren itu kalau menang, beliau ingin membeli laptop supaya bisa leluasa dalam ngeblog. Tapi sayang saingannya bukan main banyaknya. Para Master SEO tanah air man! Apalagi saya lihat Sumber Backlink Blog Mus, tidak banyak. Maklumlah Subdomian baru. Terakhir saya lihat di posisi satu, sahabat saya Andika SDSA yg masih nongkrong di Google SERPs.
Tabahkan hatimu Mus, Semoga Tuhan berikan kekuatan. Masih ada waktu dan kesempatan. Masih banyak yang harus kita pelajari. Anggaplah kekalahan kali ini sebagi motivasi kita untuk mencoba lagi dimasa yang akan datang. Atau kalau kamu masih penasaran dengan kontes seo, masih ada kontes yang lain yaitu kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa
Jasa SEO Indonesia | Rama | Novita | Mieke | Kikim Lahat | Bisnis Ciputat | Info Cipasera | Blog SEO | SEO Services | Festival Museum Nusantara | Toko Batik | Iklan Baris Gratis | Jakarta Bisnis | Toko Komputer | Toko hp | toko komputer
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori

Terima kasih apresiasinya mas khay, gara2 menelantarkan blog, PR jadi jeblog. Sekarang mulai abaikan RZSV, dan mulai siap2 support mengembalikan jati diri bangsa, agar dapat terus membobardir ladangnya om google.
@Indonesia Menulis
Sama2 Mus,mudah2an dimasa yg akan datang kita masih bisa meraih apa yg kita impikan. selamat berpuasa Mus..
betul sekali
setuju banget nehhh
BTW
borkmakingnya pake a
Klimaaaxs :
Bangunlah dinding tinggi2, biar yg di luar gak bisa masuk he2x……..
Kl Jembatan penyebrangan membantu orang2 yg mau nyebrang Mas, kendaraan jl. Raya serpong ni udah kuenceng2 dan padet baget, jadi atuuuut mau nyebrangnya
@iwan
Emeng ngeri kl lewat sana.uda mobil banyak,macet lagi. Duh
Iyah tu ngeri jalanan situ mas
Mampir bro…
Membangun dinding bukan jembatan.. Hmm.. gw berpikir sejenak yaa…
Ahh.. setelah beberapa kali membaca gw temukan benang merahnya.
Dinding.. tujuannya membangun rumah, pengennya rumah yg megah n kokoh. Jembatan.. tujuannya membangun jejaring sosial.
Seringkali kita terjebak untuk selalu membangun dinding yg tebal n kokoh, tapi kita lupa bahwa tahap berikutnya adalah membangun jembatan agar rumah kita itu tidak terasing n terpencil..
Dan jembatan itu salah satunya adalah Blogwalking, dan SEO…
Maybe yaaah
Salam kenal Bang Khai,
Menurut saya tidak ada istilah kekalahan ketika kita telah mempersembahkan yg terbaik. Yang ada adalah kesempatan belum berpihak kepada kita, dan suatu saat insyaALLAH kesempatan itu akan datang bila kita bersungguh-sungguh tuk meraihnya.
Saya link ya blog nya, terima kasih.
Salam persahabatan.
Siplah sang master SEO sedang menata rantainya hingga membentuk satu ikatan keterkaitan yang kuat dan handalll
sing penting mengembalikan jati diribangsa masih oke om… besuk tak sundul ya.. mau izin dulu… hahaha
senang sekali bisa saling mendukung satu sama lain…
indahnya persekawanan…
semoga saja kesempatan yg datang akan berpihak kepada kang mus jg saya he he..
semoga sukses bro..
terus maju mas….makasih atas kunjungannya..cuma ngomong2 kock saya belum terpasang yach didaftar teman…sory nanya loooo
mampir om khai.. makasih atas sentilannya, puyeng uey SDSA makin melorot terus padahal udah mepet.
google ini memang aneh. yg dioptimasi yg mana.? posisi yang baik juga yang mana?
wih makin kuat aza pondasi SERps “Mengembalikan Jati Diri Bangsa” nya..!
tak gendong dari belakang aja. kalo ada yang mau nyalip lewatin dulu punya ane.. hixx..
Met puasa om Khay..!
ayo semangat…
bikin dinding.. anti gempa
nice info sob..tukeran link mau? pasang dulu yah, kalo udah di konfirmasi balik ke blog saya pasti saya pasang..
[...] Syach Weblog Membangun Dinding Bukan JembatanKoneksi Internet DodolNatural Backlink DarikuMudik Lebaran – Sebuah RencanaOpera dan Google Chrome [...]
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
kumaha kang mus damang yaaaaaaaa
Sarimin maunya bangun Jembatan dulu…
selalu mendukung jati diri mas Khay
ini untuk konteskah?
mantap mas..benar, sebagian besar kita repot membangun dinding. berupaya mempertinggi jurang pemisah. padahal kita adala human social. jembatan merupakan jalan pintas agar kita mempunyai benang merah, hubungan antara satu dengan yang lain.. thanks atas tulisannya
Jembatan? Mmm.. Kapan D Day MJDB nya bang?
membangun dinding persahabatan merupakan hal yg terpenting daripada hanya sebuah kontes seo. semoga kita bisa ikut bersama-sama mengembalikan jati diri bangsa ini.
Wah salut deh, buat blogger di desa-desa. Simpati ku untukmu
Wah saya barusan dari tempatnya Kang Mus.
Saya setuju jika kita mulai membangun “jembatan” sehingga silaturrahmi dan komunikasi akan semakin indah.
selamat berkontes
betul mas, kita sering kurang bijak dalam membangun sesuatu
wah makasih banget mas..
dari doolo pengen maen ke sini, lupa truss… ekekekek…
krn OL cuma di Warnet.. iiaa salam sayang aja daahh .. moga2 kontesnya bisa menang semua..
mumpung bisa komen nee…
mau bilang met malem azzaa..
makasih semua dukungan dan komennya..
met ibadah puasa deehh..
Postingan yang berat, sambung menyambung yang penting optimasi…
Begitulah kontes SEO juga…
Nggak makin mengakrabkan, tapi malah membangun sekat antara yg ahli SEO dengan yg terSEOk2…
salam sobat
hebat nich ide postingannya
saya ikut mendukung tuh,,kalau ada kontes SEO mengembalikan jati diri bangsa.
salam kenal juga dari NURA
trims ya,,sdh kunjung dan komentar di blog NURANURANIKU.
Rumah bambu Rumah Idaman (tapi ini bukan kontes Properti loh). Rumah bambu tahan gempa; tanpa dinding benton apalagi jembatan naga-beton. Sorry gak nyambung. Kang Mus Sibuk banget sekarang sampai-sampai tidak pernah mampir ke blog saya; mungkin perlu untuk mengembalikan jati diri bangsa blogger; jangan enggan berkunjung
untuk mempererat tli persahabatan kita..
ada kiriman parcel silahkan ambil
udah lama banget gak main ke sini
sukses terus mas!
hehe … dalam soal seo, saya juga tiarap, mas khai, hehe … ikut ngucapin selamat berkontes seo buat mas khai, semoga sukses. saya mesti banyak belajar seo sama mas khai nih. mantab optimasi seo-nya.
bro… sudah tau belum, hari ini rusli zainal dipanggil buat di periksa kasus korupsi penebangan hutan…
kok para temen2 masih aja ngoptimasiin sang visioner sih??? woh jelas2 orangnya masih kena kasus gitu kok….
udah saya balas mas masalah link matinya
kontes SEO yang bagus tuh mas
itu penyelenggaranya yg ketangep mas, rusli zainal bener tow g y??
btw..pengen belajar SEO jadinya..
Gw baca di dagdigdugnya, ada yg mengurangi dukungan, hix… masih banyak yg lain Mas.. Tahan aj
Tu nyang cuka bikin dinding tinggi2… kita bikin jembatan aja, wl cuma jembatan dari jalinan bambu
lebih dodol lagi, kompt jadul gw… numpang warnet lg deh
link sudah di addssss yaaaaa.. ma kasih mas
SALAM CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG ‘TUK SAHABATKU TERSAYANG
I LOVE YOU PHUUUUUUULLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL
Selamat nongkrong di #1 Google Serps, mas Khai
maff saya lupa..oke 0m link sudah terpasang..silahkan di cek di link dan banner teman.. thanks tuk kerja samanya
ya begitulah, kayanya cuma didesa yg masih ada rasa kekeluargaan yg erat
ngomongin kontes ya… hhhnnngggggg seperti biasa saja deh, aku tim horeee aja.
hmm… istilah yang bagus untuk menggambarkan individualisme masyarakat metropolitan
yahhh kena askimet deh
(
Salam sukses selalu buat Mas,
Semoga diantara kita terbangun jembatan yang akan memperlancar di titian shirotal Mustaqiem
semangat mas
buat mengembalkan jati diri bangsa
linknya da aku masukin
wah malah belanja nich……….
Saya org Jakarta,
saya sgt tertegun dgn tulisan ini..
saya berpikir andai saja semua org Jakarta membangun jembatan antar individu bukannya dinding pembatas yg bisa menyebabkan permusuhan, pasti Jakarta menjadi kota yg damai dan rukun antar sesama.. =)
Wow.. cerita yang sangat menginspirasi sekali. Salut dengan semangat mas Khai dan mas Mus, yang berbekal HP jadul serta akses inet seadanya, namun ikutan kontes seo skala nasional. Impian memang boleh setinggi-tingginya… dan kemenangan memang tidak mengenal kota atau desa, kaya atau miskin.
Bahkan tidak mengenal wordpress atau blog. Semangat pantang menyerah serta dukungan team bisa menggapaikan impian seperti mas Ben dan Khai dengan menjadi top di berbagai kontes, dan bisa juga menenggelamkan impian sementara, tetapi tidak bagi seorang pemenang.
Saya akan belajar membangun jembatan, bagi masa depan dan banyak orang lain. Bukannya tembok pembatas!
Mantap!
Kusuma Putra
Saya ikut mendukung persaudaraam dan persahabatan yang terus dijalin didalam blogger semoga sy jg bisa ikut ambil bagian sebagai sahabat anda Mas Khairudin Syah…Dukung temen2 semua tuk menang di ajang kontes SEO.
Sekedar saran/keprihatinan untuk para newbie/saya yang msh terus semangat ikut kontes SEO “Mungkinkah bila ada persyaratan bahwa para peserta SEO adalah newbie/pemula???”. Mohon maaf buat para senior ini demi memberi kesempatan buat yang baru…
bener mas
saya setuju
Wah itu mah tergantung developernya kang.
Membangun Dinding Bukan Jembatan | Khairuddin Syach Weblog…
nda mungkin pernah hidup di kota besar seperti jakarta, atau jika tidak pernah, setidaknya anda pernah mendengar atau sedikit banyak tau tentang suasana kehidupan masyarakat di kota-kota besar seperti jakarta. Ya kehidupan kota sangat jauh berbeda deng…
[...] Negeriku Happy Ramadhan Friends Jualan Link Bermodalkan Blogspot Manfaat Terbesar Ikut Kontes Seo Membangun Dinding Bukan Jembatan Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend Mengembalikan Jati Diri Bangsa-berbagi Mudik Lebaran [...]