Membangun Dinding Bukan Jembatan
Kang Mus menulis sesuatu diblognya yang membuat jantung ini berhenti berdetak. Sejenak ku amati kata demi kata apa yang dia tulis. Membangun Dinding Bukan Jembatan. Sungguh suatu perenungan yang patut untuk direnungkan. Satu hal yang membuat tulisan ini saya sukai, karena temanya sejalan dengan misi blog ini Mengembalikan jati diri bangsa
Anda mungkin pernah hidup di kota besar seperti jakarta, atau jika tidak pernah, setidaknya anda pernah mendengar atau sedikit banyak tau tentang suasana kehidupan masyarakat di kota-kota besar seperti jakarta. Ya kehidupan kota sangat jauh berbeda dengan kehidupan di desa, masyarakat yang tinggal di desa tentu akan lebih merasakan suasana kekeluargaan bila dibandingkan suasana kehidupan di kota, meski sejatinya kota lebih glamour.
Hal ini terjadi, karena masyarakat di kota lebih suka membangun dinding, bukan jembatan. Padahal membangun jembatan jauh lebih penting karena akan menjadi penghubung antar individu, sedangkan dinding hanya akan menjadi pembatas satu sama lain. Apakah Anda dapat memahami apa yang saya maksudkan?… Semoga!
Kang Mus, sekali lagi sungguh pribadi yang luar biasa. Blogger yang tinggal didesa ini sehari-harinya bekerja sebagai petani dan suka sekali blogging. Dalam kegiatan blogging beliau hanya mengandal koneksi GPRS dan melalui media hape jadul 7610 dengan dengan bantuan Aplikasi Mobil Blogging Jumpolizer. Tujuannya ikut kontes Rusli Zainal Sang Visioner kemaren itu kalau menang, beliau ingin membeli laptop supaya bisa leluasa dalam ngeblog. Tapi sayang saingannya bukan main banyaknya. Para Master SEO tanah air man! Apalagi saya lihat Sumber Backlink Blog Mus, tidak banyak. Maklumlah Subdomian baru. Terakhir saya lihat di posisi satu, sahabat saya Andika SDSA yg masih nongkrong di Google SERPs.
Tabahkan hatimu Mus, Semoga Tuhan berikan kekuatan. Masih ada waktu dan kesempatan. Masih banyak yang harus kita pelajari. Anggaplah kekalahan kali ini sebagi motivasi kita untuk mencoba lagi dimasa yang akan datang. Atau kalau kamu masih penasaran dengan kontes seo, masih ada kontes yang lain yaitu kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa
Jasa SEO Indonesia | Rama | Novita | Mieke | Kikim Lahat | Bisnis Ciputat | Info Cipasera | Blog SEO | SEO Services | Festival Museum Nusantara | Toko Batik | Iklan Baris Gratis | Jakarta Bisnis | Toko Komputer | Toko hp | toko komputer
| Kategori Dukunganku, Mengembalikan Jati Diri Bangsa, Renungan, Untuk Sahabat | Khairuddin Syach
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
- » Mohon Maaf
- » Kangen Teman Blogger
» Catatan Blogger Seo Matre Ajib
» Nowgoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular- » Secangkir Kopi Luwak
» Penyerahan Hadiah Dari Beritajitu!com- » Beritajitu.com : Penerimaan Hadiah
» Award Milad Bertuah, Blogger Pekanbaru- » Hilangnya Sebuah Blog Pertama
- » Award Dari Sahabat
» Kontes SEO Beritajitu.com SCAM!!- » MMA Pound For Pound Contest
- » Doa Awal Tahun
- » Beternak Blog Untuk Masa Depan
- » Penyerahan Hadiah Pemenang Kontes Jati Diri Bangsa







Sy sentiasa berdoa agar sekiranya telah di beri keimanan dan ketakwaan dalam diri , ia berkekalan sehingga akhir hayat. Jadi selagi hayat kita di kandung badan, berbuatlah baik , berpikiran positif, janganlah suka menganiaya org lain, SUCIkan hati kita coz apa yg kita lakukan di dunia akan dinilai di akhirat kelak . ^^.


[...] Negeriku Happy Ramadhan Friends Jualan Link Bermodalkan Blogspot Manfaat Terbesar Ikut Kontes Seo Membangun Dinding Bukan Jembatan Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend Mengembalikan Jati Diri Bangsa-berbagi Mudik Lebaran [...]
[...] Negeriku Happy Ramadhan Friends Jualan Link Bermodalkan Blogspot Manfaat Terbesar Ikut Kontes Seo Membangun Dinding Bukan Jembatan Mengembalikan Jati Diri Bangsa Call a Friend Mengembalikan Jati Diri Bangsa-berbagi Mudik Lebaran [...]
Membangun Dinding Bukan Jembatan | Khairuddin Syach Weblog…
nda mungkin pernah hidup di kota besar seperti jakarta, atau jika tidak pernah, setidaknya anda pernah mendengar atau sedikit banyak tau tentang suasana kehidupan masyarakat di kota-kota besar seperti jakarta. Ya kehidupan kota sangat jauh berbeda deng…
Wah itu mah tergantung developernya kang.
bener mas
saya setuju
Sekedar saran/keprihatinan untuk para newbie/saya yang msh terus semangat ikut kontes SEO “Mungkinkah bila ada persyaratan bahwa para peserta SEO adalah newbie/pemula???”. Mohon maaf buat para senior ini demi memberi kesempatan buat yang baru…
Saya ikut mendukung persaudaraam dan persahabatan yang terus dijalin didalam blogger semoga sy jg bisa ikut ambil bagian sebagai sahabat anda Mas Khairudin Syah…Dukung temen2 semua tuk menang di ajang kontes SEO.
Wow.. cerita yang sangat menginspirasi sekali. Salut dengan semangat mas Khai dan mas Mus, yang berbekal HP jadul serta akses inet seadanya, namun ikutan kontes seo skala nasional. Impian memang boleh setinggi-tingginya… dan kemenangan memang tidak mengenal kota atau desa, kaya atau miskin.
Bahkan tidak mengenal wordpress atau blog. Semangat pantang menyerah serta dukungan team bisa menggapaikan impian seperti mas Ben dan Khai dengan menjadi top di berbagai kontes, dan bisa juga menenggelamkan impian sementara, tetapi tidak bagi seorang pemenang.
Saya akan belajar membangun jembatan, bagi masa depan dan banyak orang lain. Bukannya tembok pembatas!
Mantap!
Kusuma Putra
Saya org Jakarta,
saya sgt tertegun dgn tulisan ini..
saya berpikir andai saja semua org Jakarta membangun jembatan antar individu bukannya dinding pembatas yg bisa menyebabkan permusuhan, pasti Jakarta menjadi kota yg damai dan rukun antar sesama.. =)
wah malah belanja nich……….
semangat mas
buat mengembalkan jati diri bangsa
linknya da aku masukin
Salam sukses selalu buat Mas,
Semoga diantara kita terbangun jembatan yang akan memperlancar di titian shirotal Mustaqiem
yahhh kena askimet deh :((
hmm… istilah yang bagus untuk menggambarkan individualisme masyarakat metropolitan :)
ngomongin kontes ya… hhhnnngggggg seperti biasa saja deh, aku tim horeee aja.