Menanti Maut
Pekerjaan menanti atau menunggu, apapun itu sudah pasti adalah suatu pekerjaan yang sangat membosankan. Sayapun merasakan hal yang demikian.
“ih..sebal banged dech, udah dua jam nunggu belum juga nongol batang hidungnya”. Aku menggerutu dalam hati. Ingin aku patahkan batang hidungnya bila nanti dia datang dihadapanku, atau setidaknya ingin aku plorotin celananya agar dia tidak bertindak hal yang sama lagi dilain waktu dan kesempatan.
Bukan hanya aku yang sebal menanti kedatangan seseorang. Andapun mungkin akan kesal setengah mateng bila mengalami hal serupa. Menanti adalah pekerjaan yang membosankan.
Tapi masiy mendinglah penantian kita ada ujungnya. Setidaknya setelah bertemu dengan orang yang kita tunggu, hati akan terasa lega dan senyum mulai terkembang dibibir.
Lantas bagaimana kalo kita menanti ajal? Bukankah setiap yang bernyawa akan merasakan mati? Suka atau tidak suka kita semua sebenarnya saat ini tengah menanti ajal. Tak satupun yang tahu kapan ajal itu tiba. Yang menjadi pertanyaan, siapkan kita berjumpa dengan ajal saat ini? Pasti semua orang akan serempak mejawab : BELUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
Kalau kamu ajah belum siap berjumpa dengan maut, apalagi saya…
Tips
Persiapkan diri kita menghadapi kematian. Caranya? Tanya sama yang ahlinya disini atau kalo males membahas hal ini, mari kita sama2 melaksanakan kampanye damai pemilu indonesia 2007 pilih demokrat, pks, pan atau golkar *maaf cuma 4 partai ini yg saya hafal*
Tags: kampanye,gaia | Kategori Postingan Terkini | Khairuddin Syach
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
- » Gempa Meulaboh Minggu
- » Abu Vulkanik Irlandia
- » Final Astaga!com Usai, Selamat Kawan!
- » Astaga Hujan Lebat Petir Menyambar
- » Job Sepi, Lifestyle Mati Gaya
- » Beritajitu Com Masih Tuli
- » Comment Discarded Menjengkelkan
- » Welcome to BlogEngineNET
- » Belajar Bisnis Online
- » Sang Visioner Rusli Zainal
- » Sangat Melelahkan
- » Domain Gratis Lagi
- » Hidup Itu Pilihan
» Kopdar di Posko PKS- » Selingkuh Suatu Godaan







Sy sentiasa berdoa agar sekiranya telah di beri keimanan dan ketakwaan dalam diri , ia berkekalan sehingga akhir hayat. Jadi selagi hayat kita di kandung badan, berbuatlah baik , berpikiran positif, janganlah suka menganiaya org lain, SUCIkan hati kita coz apa yg kita lakukan di dunia akan dinilai di akhirat kelak . ^^.


hwaw…setengah mateng menunggu maut…..gpp deh asal jangan pas maut menjemput langsung jadi mateng aja *alias kebakar api neraka*
ingin aku ada di sana!
Hai, ini adalah posting yang baik. Saya akan merekomendasikan hal ini kepada teman-teman saya karena mereka telah mencari informasi tersebut. Itu pekerjaan yang baik! Aku benar-benar menyukainya karena itu menarik.
aku juga blum siaaap. .
Salam kenal dan silaturahmi, Mas Khairuddin (sy nyasar ke blog ini berkat forum negeriku :).
Sedikit koment, sy sepakat dgn Mas Khai,…kita ini semua adalah calon mayat. sesungguhnya, yang paling dekat dengan kita adalah kematian, sedangkan yang paling jauh adlh masa lalu. Karenanya, perbanyak bekal menuju kehidupan yang abadi itu. Semoga kita semua mati dalam keadaan husnul khatimah. Aminn ya Rabb
tetap dukung yuuuk. .
Festival Museum Nusantara
totong komen2 sya jangan dianggap spam. .
saya hanya ingin menjelajahim artikel2 lama pak khai sama usaha nyari backlink. .terimakasih. .
jangan dihapus pak yaa. . .
he..he..
tanggal 10 april dah ketahuan jawabannya
hehhee. kalo orang yg ditunggu nongol ya pasti seneng mas tpi kalo sang ajal yg nongol? bisa lega gak ya?? hehe…. btw diatas ko’ pemilu 2007 sih??
Hai Randy how are you?
Samabanget ma gw, gw paling males klo nunggu lama…. Cape dech….
maut ndak usah ditunggu mas, nanti datang sendiri kok
[...] Originally posted from Menanti Maut [...]
hahahahah betul bro menanti adalah pekerjaan yang membosankan dan memuakkan… ditunggu samapi 15 menit gak muncul biasanya sih gue tinggal gyahahahahahahahah
hwaw…setengah mateng menunggu maut…..gpp deh asal jangan pas maut menjemput langsung jadi mateng aja *alias kebakar api neraka*
langsung menuju tkp blog ahlinya untuk mendapat pencerahan…..
Sesungguhnya Sholatku Ibadahku Hidupku Matiku hanyalah untuk Allah.
*ini ujar guru agame saye dulu
Menanti cewek…… huehehehee
Yang pasti hanya mati.
**kek judul postinganku yang masih didraft.. maklum target sebulan 1/2 postingan.. xixixi**
Ngomong2, koq kampanye damainya tahun 2007 yak :P
sekarang partainya ada berapa ya?
“Menanti Maut” judulnya serem… :( ganti aja judulnya dengan “Nasi Mawut” lebih mangstaff kan?