Khairuddin Syach Weblog |

Festival Museum Nusantara

Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis

Saturday Nov 7, 2009

Mengepa dikatakan mengembalikan jati diri bangsa dan pengemis? Karena memang topik yang ingin dihahas adalah mengembalikan pengemis ke posisi semula. Menjadikan mereka memiliki jati diri dan pada akhirnya dapat hidup layak dan bergairah kembali untuk memajukan bangsa ini. Ah…terlalu mengada-ada. Ini artikel semata untuk Google kok.. hehehe…

Bangsa yang dihuni oleh banyak pengemis tentu bukan suatu bangsa yang punya jati diri mumpuni. Walau bagaimanapun tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh MUI Pusat beberapa bulan lalu saat fenomena pengemis menggema diseantero negeri ini.

Tumben posting kayak gini? Ini jelas masih ada kaitannya dengan gelombang kedatangan para pengemis yang mulai berdatangan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Makassar. Mereka datang dengan secara terorganisir dan dalam jumlah  yang cukup lebih besar. Lihatlah aksi mereka di depan Ramayana Departement Store Ciputat Jakarta Selatan ketika bulan puasa lalu. Mereka memenuhi hampir sepanjang jalan didepan mall tersebut dengan aneka gaya dan ekspresi. Padahal jelas perbuatan mereka ini melanggar Perda DKI No. 8 Tahun 2007 Tentang Ketertiban Umum.

Namanya juga sudah profesi. Dihalangi dengan Perda macam apapun mereka selalu bisa mencari celah untuk dapat lolos dari jeratan hukum. Main petak umpet dengan Satpol PP adalah hal yang sering kita saksikan dilayar televisi. Meski MUI Pusat telah mengeluarkan fatwa haram mengemis, nyatanya toh mereka tidak pernah kapok dan terus berdatangan silih berganti, datang dan pergi, pergi lalu menghilang seperti posisi mengembalikan jati diri bangsa di Google SERPs

Kalau sudah begini kenyataannya, siapa yang paling dirugikan atas aksi mereka dilapangan? Sebenarnya kalau mau jujur tidak ada yang rugi. Memberi sipapun atau kepada siapapun tanpa memandang kasta, asalkan diniatkan ikhlas karena Allah ta’ala, insya allah akan berkah bagi sang pemberi. Yang untung? Dua-duanya untung. Pemberi dapat pahala sedangkan penerima mendapat dosa dana. Sebuah kombinasi harmonisasi yang apik bagi jati diri dermawan. Gombal

Meski kita sebagai muslim sudah mengetahui sebuah dalil bahwa tangan diatas lebih mulia daripada tangan dibawah. Yang artinya memberi lebih baik daripada menerima. Namun biarlah mereka (pengemis) berjalan dalam rel mereka sendiri. Tanpa perlu mengusik keberadaan mereka, itu kata saya pribadi, yang masih punya jati diri -halah. Namun bagi mereka para penegak hukum yang ingin mengembalikan harkat dan martabat mereka ke posisi semula, sudah pasti pandangan dangkal saya tidak akan mereka gubris. Karena mereka bekerja sesuai undang-undang yang berlaku. Katanya demikian.

Malam yang gelap. Sejak sore tadi koneksi internet dodol yang pada akhirnya berimbas pada terbengkalainya pekerjaanku untuk mendevlop sebuah situs murah milik Amal Center Indonesia Foundation yang dibuat diatas platform wordpress. Mengapa CMS Wordpress yang aku pilih bukan Drupal atau Joomla misalnya? Semua bertujuan agar si client dapat memanage content dengan mudah dan tidak membuat repot diriku yang harus menjelaskan bagaimana cara memasukkan tulisan, membuat kategori, menuliskan tag, mengoptimasi situs, memasukkan gambar, memasukkan file video seperti youtube dan sejenisnya dan sebagainya. Intinya, aku ingin mereka dapat mengembangkan situs tersebut tanpa terlalu banyak bertanya kepadaku. Jujur aku sering badmood kalau banyak ditanya macam-macam. Apalagi ketika stok sampoerna mild habis sementara kantong sedang kering. Ditanya?? Mendingan diam. Kalau semua bisa dibuat mudah, mengapa harus memilih cara yang sulit?

Salah satu cara mengemembalikan jati diri bangsa adalah dengan menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum, baik hukum agama (aqidah) maupun hukum negara. Mudah-mudahan apa yang saya tulis malam ini tidak membuat para pengemis surut dalam melancarkan aksi gilanya. Meski bangsa ini sudah merdeka, namun kemiskinan di negeri ini tetap menjadi satu Pekerjaan Rumah yang amat berat bagi menteri yang baru saja dilantik. Khususnya Menteri Pembangunan Desa Tertinggal yang kini dikomandoi oleh Mas Helmi Faizal Zaini dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan para menteri yang lain pasti mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin mengembalikan kejayaan bangsa ini agar seluruh rakyat dapat hidup layak dan terbebas dari profesi sebagai pengemis. Mudah-mudahan.

Selamat bekerja Mas Helmi. Mudah-mudahan dengan kerja keras dan pantang menyerah kita mampu mengembalikan kejayaan bangsa dan negara  ke posisi yang semestinya dan pada akhirnya mas Helmi mampu mengembalikan jati diri bangsa

Jasa SEO Indonesia | Rama | Novita | Mieke | Kikim Lahat | Bisnis Ciputat | Info Cipasera | Blog SEO | SEO Services | Festival Museum Nusantara | Toko Batik | Iklan Baris Gratis | Jakarta Bisnis | Toko Komputer | Toko hp | toko komputer

Share and enjoy with Khairuddin Syach Weblog
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Propeller
  • Digg
  • Mixx
  • Sphinn
  • StumbleUpon
  • Technorati
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori
  • Kontes SEO Beritajitu.com SCAM!!
  • Penyerahan Hadiah Pemenang Kontes Jati Diri Bangsa
  • Misi Berhasil
  • Meraih Sukses Dengan Bekerja dan Berdoa
  • Google Sebagai Berhala
  • Solusi Untuk Pengemis
  • Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Pengalaman Saya
  • Hari Antikorupsi Dunia
  • Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Mengembalikan Keyword Yang Hilang
  • Biaya Kontes SEO
  • Mengembalikan Jati Diri Bangsa : Beritajitu Inkonsisten
  • Tekad, Nekad Mengembalikan Jati Diri Bangsa
  • Team Sukses Mengembalikan Jati Diri Bangsa
  • Mengembalikan Jati Diri Bangsa Sebuah Pengalaman
  • Yayasan Amal Untuk Bangsa
  • Manfaat Terbesar Ikut Kontes Seo
  • Pertanyaan Sahabat
  • Tak Mampu Kembalikan Jati Diri Bangsa
  • Membangun Dinding Bukan Jembatan
  • Mudik Lebaran - Sebuah Rencana
  • 35 Comments »

    Pertamax, koreksi mas, ancur text mengembalikan jati diri bangsa nya ada yg salah tu,

    November 7th, 2009 | 3:17 am

    Koneksi internet dodol memang menghambat, apalagi dalam mengembalikan jati diri bangsa

    November 7th, 2009 | 3:20 am

    Wah bener boz, tangan diatas lebih mulia dari tangan d bwah, , *ayo semangad mengembalikan jati diri bangsa ;)

    November 7th, 2009 | 3:27 am

    untungnya ga ad fatwa haram komeng pertamaxx… jadi…. lanjutkan…!!!!!

    November 7th, 2009 | 4:56 am

    keren bro artikelnya :)
    kerja keras terus untuk mengembalikan jati diri bangsa

    November 7th, 2009 | 5:38 am

    semoga sukses kang…
    n aku dijarin lage tips n triknya

    November 7th, 2009 | 8:42 am

    keep on rockin’ bang

    November 7th, 2009 | 10:14 am

    Betul..betul… betuuuul….

    menjaga diri dari perbuatan nista dalam kehidupan sehari-hari kita adalah termasuk unsur terpenting dalam usaha “Mengembalikan Jati Diri Bangsa

    Sukses sob….. maju terusss…..!!

    November 7th, 2009 | 1:20 pm

    semoga laris manis websitenya om..

    November 7th, 2009 | 2:32 pm

    Mengembalikan jati diri bangsa Mengembalikan jati diri bangsa
    Mengembalikan jati diri bangsa
    Mengembalikan jati diri bangsa

    November 8th, 2009 | 12:01 am

    tetap semangat kawan :)
    salam,

    November 8th, 2009 | 12:06 am

    Internet dodol lemod bisa bikin marah2… jd makin kepayahan buat mengembalikan jati diri bangsa.
    Wrdpress emang multifungsi, fleksibel, bisa buat blog bisa jadiin portal :D v Hidup Wordprettt :D

    November 8th, 2009 | 1:51 am

    wah.. sepertinya sedang lesu darah!

    November 8th, 2009 | 1:58 am

    he he tumben nick name saya muncul di kotak anti spam,butuh dukungan berapa truk lagi bang?untuk mengembalikan jati diri bangsa?

    November 8th, 2009 | 6:37 am

    yah kok sering masuk moderasi ya?jangan jangan karena yang punya suka nypam neh,he he

    November 8th, 2009 | 6:39 am

    cari duit sampingan emang moy, salah satunya adalah dengan mengikuti PTR…

    November 8th, 2009 | 11:59 am

    sukses terus misi mengembalikan jati diri bangsa nya, gimana kabar pengemis dari Makassar mas khai

    November 8th, 2009 | 12:17 pm

    Hmm, pengemis makin banyak aja nih, termasuk para pengamen mungkin (terutama yang masih muda dan kuat). Jadi ogah nih mau ngasih duit sembarangan buat pengemis. Liat-liat dulu orangnya kayak gimana.

    November 8th, 2009 | 5:37 pm

    Sejatinya Jati Dirinya itu mau dikembalikan kapan?????

    November 8th, 2009 | 5:40 pm

    Terakhir dikembalikan pada tanggal 12-12 mister…
    mau dikembalikan ke arsip lolz

    November 8th, 2009 | 7:43 pm

    Sukses! Mengembalikan Jati Diri Bangsa saya link di artikel, intermezzo
    belum tertayang di widget.
    @Thanks Mas Rio, saya sudah berkunjung, namun komentar apik saya malah masuk aksimet ya’e

    November 9th, 2009 | 9:31 am

    berjuang terus nie memeras mata Tetap optimistis untuk mengembalikan jati diri bangsa

    November 9th, 2009 | 1:54 pm

    Bang sudah kusundul-sundul Mengembalikan Jati Diri Bangsa di blog ku :D

    Iyah terimakasih kang Juhay tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa

    November 9th, 2009 | 5:42 pm

    Biar internet dodol juga tetep berusahalah Untuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa :)

    tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa

    November 9th, 2009 | 6:05 pm

    butuh dukungan berapa truk lagi bang?
    @ sentil ajah dan ucapkan tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa

    November 9th, 2009 | 6:42 pm

    butuh sundulan maut niy cal. But tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa

    November 9th, 2009 | 8:17 pm

    yuk kita ramai2 dukung blog keren ini dgn memasang di sidebar ato di footer ato di postingan kita…
    @ Terimakasih Panca. Tapi tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa meski minim supporter..hehehehe..

    November 9th, 2009 | 9:51 pm

    komen ah kebetulan capchanya pas nama ane. :D

    Iyah..baguslah..berarti ada khan nama kang juhay??
    tetap fokus dan semangat dukung blog Mengembalikan jati diri bangsa khan?

    November 10th, 2009 | 6:47 pm

    semoga bro, dukung penuh semua itikad baik Mengembalikan Jati diri bangsamu, bangsaku, bangsa kita semua. Amin.

    Kesimpulannya? Tetap semangat Mengembalikan jati diri bangsa

    November 11th, 2009 | 7:12 pm

    mas koment mas kok ada kata PTR
    apa itu mas?

    PTR=Paid To Review. Alias Review di bayar Ind

    November 25th, 2009 | 7:55 pm

    [...] Itu sajah. Tidak lebih. Maksudnya belajar mendukung seo contest Mengembalikan Jati Diri Bangsa Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis Adab Makan Dalam Islam Apresiasi Dari Sahabat Backlink Dari Sahabat Berkomentar Diblog Asing [...]

    December 8th, 2009 | 4:39 pm

    Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis | Khairuddin Syach Weblog…

    Mengepa dikatakan mengembalikan jati diri bangsa dan pengemis? Karena memang topik yang ingin dihahas adalah mengembalikan pengemis ke posisi semula. Menjadikan mereka memiliki jati diri dan pada akhirnya dapat hidup layak dan bergairah kembali untuk m…

    December 13th, 2009 | 4:49 pm

    Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis | Khairuddin Syach Weblog…

    Mengepa dikatakan mengembalikan jati diri bangsa dan pengemis? Karena memang topik yang ingin dihahas adalah mengembalikan pengemis ke posisi semula. Menjadikan mereka memiliki jati diri dan pada akhirnya dapat hidup layak dan bergairah kembali untuk m…

    December 13th, 2009 | 4:50 pm

    Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis | Khairuddin Syach Weblog…

    Mengepa dikatakan mengembalikan jati diri bangsa dan pengemis? Karena memang topik yang ingin dihahas adalah mengembalikan pengemis ke posisi semula. Menjadikan mereka memiliki jati diri dan pada akhirnya dapat hidup layak dan bergairah kembali untuk m…

    December 13th, 2009 | 4:50 pm

    [...] Itu sajah. Tidak lebih. Maksudnya belajar mendukung seo contest Mengembalikan Jati Diri Bangsa Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan Pengemis Adab Makan Dalam Islam Apresiasi Dari Sahabat Backlink Dari Sahabat Berkomentar Diblog Asing [...]

    January 14th, 2010 | 1:37 pm