Modal Pergaulan
Posted by Festival Museum Nusantara | Under Rehat Wednesday Feb 11, 2009Sebagai mahluk sosial, kita tentu tak bisa hidup sendiri. Hidup didunia ini tak lepas dari orang-orang yang ada disekitar kita. Dengan merekalah kita saling berbagi nasi goreng, tolong menolong dan minta pendapat.
Begitu pula dengan kehidupan blog kita. Blog kita lahir dan berkembang tak lepas dari andil teman-teman yang rela meluangkan waktu dan pikirannya untuk mewujudkan sebuah tampilan blog yang indah dipandang serta tak segan2nya berkunjung keblog kita untuk memberikan masukkan, krtitik dan saran demi kemajuan blog kita dimasa yang akan datang.
Modal pergaulan. Adalah kalimat yang tepat saya sematkan kepada diri saya sendiri, deden, mister mars, cah sholeh, gaia, hars.
Mengapa? karena kita ber-enam telah diberikan ilmu dan pengetahuan serta diberikan hosting gratis oleh Si Penggembala Domba (hihihihi).
Bukan lantaran kita tak mampu utk menyewa hosting sendiri (emang ga mampu ding..:D) tapi pemberian dari seorang sahabat -menurut saya- lebih berharga daripada kita membeli sendiri. Kl ada orang yang ingin membeli blog saya berapapun harganya itu, tentu saya takkan jual. Mengapa? Karena nilai sebuah persahabatan bagi saya tak bisa dinilai dengan materi. Tapi lain persoalan kl ada orang yang mau membeli situs saya yang ini, atau yang itu, tak perlu memasang harga mahal2… langsung saya jual, apalagi kl melihat prnya ga naek2!!
Ah jadi ngomong ngalur ngidul gini siy *effect larut malam ga ada teman chatting, mata sepet, kopi abis, dilemari ga ada makanan plus ga ada sms masuk*
PS: Banyak anak banyak rejeki, banyak teman banyak rejeki, kl banyak pacar? Nnguras isi dompet!! Lantas?? Mari kita makan bersama..hehehe
Artikel Terkait Berdasarkan Kategori

Pertamax… mumpung lagi murah.. 2 liter mang….
ooh iya… saya masih punya kesempatan dapet domain dari si penggembala domba…
Gus kutunggu janjimu padakuh…. saat kita mengadu kasih di chating lewat YM
*rasanya pengen muntah duren mengatakan hal ituh* Hoeekkkkkkk
Semoga tali silaturrahmi kita semakin erat bang, trimakasih yg sebesar2nya kepada Dermawan kita Gus Yehia
Met pagiii.. wah jadi malu *ter-sipu2.. huweek* soale keknya aku paling gak bisa bikin nasi goreng eh…. magsoedkoe paling gak gaul neh.
Tapi sungguh, akoe merasa beruntung punya teman-teman yang baik-baik hati, yang ga kapok kuganggu walau lagi sibuk sekalipun. *terharu.. sambil makan nasi goreng suguhan khai*
Salam FBG.. salam damai!
Siang Tuan … maaf terlambat, maklum jalannya jauh dari Samarinda. Apalagi tadi saya kesiangan bangun Tuan. Permisi dolo Tuan.
Apa di Samarinda sudah terkena dampak Matrus? alias macet terus?
banyak pacar, banyak mandi besar…
btw, keycodenya kok jadi caleg gitu…
yg ku perlu sekarang modal semangat…”hiks”
boleh bergaul asal jangan digauli
kalau aku tuh sukanya di gauli wkwkwkwkwkwkwkwk.salam kenal bos salam hangat dari pantai selatan jawa
klo aku tuh paling suka di gauli,salam kenal dariku anak pantai selatan jawa tengah
prasaan dq dah pernah komeng deh…koq ilang yahh? Anehh!
bebas bergaul, tapi bukan pergaulan bebas
curhat nih sob ceritanya…tapi ga pa2 emang bener sob, klo persahabatan itu ga bisa dikalahin ama uang. Karena sahabat merupakan salah astu aset yang paling penting dikehidupan kita bahkan mungkin lebih penting dari pacar…jadi jangan sampai kita putusin hubungan sahat hanya karena rasa egois kita…karena susah lagi untuk membangunnya…tetap bersahabat sob
sekarang dukung festival museum nusantara